Berita bola transfer pemain – Silsilah serta Trivia Piala AFF: Macan yg Mengaum dari Tenggara

Piala AFF sewajarnya lahir dalam masa yg tidak begitu menggembirakan. Gak lama selesai kelahirannya, resesi ekonomi menjalar ke mana-mana, ke segala negara, tergolong Asia Tenggara. Belum lagi kemelut politik yg merebak sejumlah negeri, turut mengganggu kelanjutan kompetisi sempurna di Asia Tenggara tersebut.test1

Faktanya, usikan ini gak berpengaruh banyak. Piala AFF-lah yg kemudian menjadi tonggak berkembang dan meratanya kualitas sepakbola di Asia Tenggara.

Saat pertama kali muncul, Thailand dan Singapura terlihat kuat. Mereka bergantian menarik keadaan puncak. Di awal penyelenggaraannya, terdapat jurang mutu yg teramat lebar antar negara. Kekuatan sepakbola tatkala itu tengah berada di tangan Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia. Sementara itu, negeri laksana Filipina serta Brunei Darussalam masih kerap sebagai bulan-bulanan rival.

Perlahan negeri2 di Asia Tenggara start melaksanakan penyesuaian. Ditemui peningkatan kualitas dengan bermacam2 cara, mulai dr naturalisasi tokoh hingga penerapan pertandingan berjenjang yg dikelola secara sungguh-sungguh. Kini, lawan telah menerka Filipina juga Myanmar sebagai calon juara.

Piala AFF digelar 2 tahun sekali. Ini yg memproduksi pembinaan pada negeri-negeri Asia Tenggara seolah tak sempat habis. Tahun ini berlatih, tahun depan melawan sebaiknya mimpi sanggup acap diraih.

Sepakbola serupa magnet yg mempunyai hasil terhadap faktor pada luar sepakbola. Dipastikan, jadi juara di medan terkenal se-Asia Tenggara berdasar pada otomatis akan menjadikan citra negeri.

Dengan tingkat sebagai laga tertinggi, Perhimpunan Sepakbola Asia Tenggara, AFF, pun menciptakan undang-undang baru. Spesial pada cabang sports sepakbola dalam SEA Games, setiap negara cuma mampu merapatkan pemain dengan usia di kolong 23 tahun. Hukum ini setanding dgn apa yg diterapkan dalam Olimpiade dan Asian Games.

Aturan tersebut meraup upaya bermakna buat negara yg serius berbuat pembinaan usia dini. Para pemain muda diuji pada SEA Games. Peran Sea Games jadi penting sebagai ujian pertama sekalian gelanggang merangsangkan kepandaian berlomba tokoh muda pada level internasional. Tumpuan kesudahannya tentu aja bermuara di Piala AFF. Performa tinggi dalam peringkat ini menghasilkan mimpi tak lagi setara ilusi, akan tetapi merealisasikannya sampai benar2 tercipta.

Urusan cengkaman performa juga format kompetisi, Piala AFF bisa terbagi pada dalam dua era. Uniknya, era ini terdapat sangkut pautnya dgn sponsor yg mengantongi wewenang penerapan identitas resmi pertarungan.

Piala AFF lahir di 1996 dgn identitas “Piala Tiger” alias “Tiger Cup”. Unsur ini tidak lain karena sponsor persaingan ini adalah pembuat bir bermerek “Tiger” sumber Singapura. Momen itu, kiblat sepakbola pada Asia Tenggara sedang berperang dalam Thailand & Singapura. Thailand dikenal punya kesanggupan tokoh berbakat, sementara Singapura begitu sungguh-sungguh mengundang hawa sepakbola.

Wilayah lain diantaranya Indonesia, begitu bermakna dalam mengait gelar internasionalnya. Dalam level senior, timnas Indonesia terakhir kali juara pada SEA Games 1991 yg dihelat pada Jakarta. Karena SEA Games tak lagi menjadi pertarungan terkenal, oleh sebab itu segenap kegiatan sepakbola terfokus dalam Piala AFF juga Piala Asia.

Ada satu optimisme saat tersebut saat PSSI menyatu kompetisi Perserikatan serta Galatama di 1994. Penyatuan itu mewujudkan kru – kru yang mengacu pada konvensional kuat secara kinerja serta sejarah, dengan team profesional yang enggak dibiayai APBD. Iklim ahli pun start berasa pada Liga Indonesia kala tersebut.

Selain itu, PSSI memiliki agenda jangka panjang dengan mensponsori calon muda pada luar negeri bagi menimba ilmu. Benar2, gak seluruh berjaya, akan tetapi beberapa di antara mereka menjadi kunci timnas Indonesia pada Piala AFF tahun 2000 & 2002.

Betting online – Prancis Cukur Swedia 1-0

Prancis mendominasi Swedia di duel friendly di Stade Velodrome. Walaupun itu gara-gara penampakan oke kiper Swedia Andreas Isaksson, Prancis harus menunggu sampai menit ke-84 dalam memastikan kemenangan 1-0 lewat gol dr Raphael Varane.test1

Menyuguhi Swedia, Rabu (19/11/2014) subuh WIB, Prancis membuat kesempatan tatkala kompetisi mendatangi menit ke-11 melalui operan dari Paul Pogba yg diterima sepak Layvin Kurzawa, walaupun bola belum akurat di sasaran. Enam menit selepas tersebut tembakan Pogba pula masih mengangkasa dr gawang Swedia.

Prancis mendapat kesempatan emas bagi memimpin dalam menit ke-36 saat Andre-Pierre Gignac mengelakkan operan ke arah Antoine Griezmann di kotak sanksi Albania. Tetapi perundingan kesudahan kurang sip daripada Griezmann memproduksi kiper Andrea Isaksson tengah dapat mengamankan bola.

Dua menit sesudah itu Swedia kembali bisa bernafas lega selesai serangan Prancis balik gak berbuah gol. Bermula daripada sasaran silang Dimitri Payet yg tidak berhasil diantisipasi Isaksson, bek Emil Krafth kemudian coba mengusik bola walau si kulit bundar malah menghadap ke gawagnya sendiri. Beruntung buat Krafth & Swedia, arahnya sedang belum benar-benar akurat dan tengah melebar.

Swedia kemudian menciptakan Prancis tersentak 4 menit pra turun minum. Lewat aksinya Isaac Kiese Thelin makbul menyerbu bola di arah gawang Prancis, menghasilkan kiper Steve Mandanda harus berbuat penyelamatan di kolong mistar gawang tuan rumah.

Empat menit di pembukaan putaran ke 2 Isaksson kembali menyelamatkan gawang Swedia. Kali itu dari usaha Gignac yg menurunkan operan dari Dimitri Payet. Isaksson terus-terusan diuji, di antaranya pada menit ke-60 dgn menolak bola tembakan Griezmann setelah itu menghalau bola tembakan pemain pengganti Prancis Moussa Sissoko dalam menit ke-79.

Tapi gawang Isaksson kesudahannya jebol juga saat pertarungan meninggalkan enam menit dalam saat normal. Dr satu buah terjangan pojok, kiriman bola Griezmann berjaya disambut Raphael Varane pada tiang deket bagi menewaskan Isaksson yg kali ini harus mengutip bola daripada di dalam gawangnya

Semenit selepas tersebut Prancis mendapat kesempatan emas untuk menaikkan keunggulan sehabis wasit menuding titik putih dampak handball dr Oscar Wendt. Karim Benzema dan lalu maju bagi jadi pengeksekusi… sekalipun tengah tidak berhasil menyudahi tugasnya selepas mengirim bola mengangkasa atas target. Tak terdapat lagi gol yg tercipta di sisa waktu.

Kinerja itu menghasilkan Prancis telah menanjak tak terkalahkan pada enam pertentangan berturut-turut selesai Piala Dunia, di mana empat di antaranya sukses dimenangi–melawan tim-tim unggul sebagaimana Spanyol & Portugal.

Di laga kali tersebut Les Bleus dicatat ESPN hadir dominan buat Swedia. Selain menang penguasaan bola 64%-36%, Prancis juga mencatatkan enam tembakan jelas sasaran dr 28 percobaan, namun Swedia membuat lima tembakan saja pada mana cuma dua di antaranya yg memfokus ke tujuan.

Susunan Pemain

Prancis: Pogba, Guilavogui ; Valbuena (Lacazette 68′), Payet (Sissoko 61′), Mandanda; Sagna, Mangala, Varane, Kurzawa (Digne 78′); Griezmann; Gignac (Benzema 68′).

Swedia: Isaksson; Larsson, Kallstrom (Forsberg 46′), Kacaniklic (Forsberg 86′); Krafth, Jansson, Granqvist (Durmaz 46′), Bengtsson (Olsson 46′); Bahoui, Thelin, Zengin (Hrgota 67′).

dewa tangkas – Instinct Hunt: Selebrasi Dua Dekade Predator

Telah 20 tahun sejak pertama kali Adidas mengeluarkan seri Predator; salahsatu sepatu yang tampil tonggak berarti untuk teknologi sepatu sepakbola, pun 1 yang terpopuler di jagat lapangan hijau. Adidas mengakhiri petunjuk 2 dekade predator dengan mengeluarkan anak teraktual: Predator Instinct Hunt.test1

Predator, tidak sanggup dipungkiri, ialah satu diantara titik berpengaruh di dalam kemajuan teknologi sepatu sepakbola. Desainnya memang terhitung rada biasa, tetapi dengan teknologi sepatu ini sanggup dibilang sepatu tercanggih kala perdana kali diluncurkan.

Perjalanan Predator dimulai sama seorang mantan pemain Liverpool, Craig Johnston. Tamat pensiun, Johnston yang mengantarkan ‘Si Merah’ memikat lima gelar Liga Inggris balik ke tanah kelahiran orang2 tuanya, yaitu Australia. Di sana, dia meluangkan saat guna melatih anak-anak.

Kabarnya di satu sesi kursus, Johnston sudah meminta anak asuhnya untuk menendang bola dgn makin baik, lebih teratur, juga kukuh. Akan tetapi anak-anak itu ketegangan, setelah itu bertutur di Johnston bahwa sepatunya teramat licin. Sebabnya tak lain karena sepatu yg dikenakan anak-anak tersebut berasal daripada kulit plus kriteria detik tersebut sedang hujan.

Kala itulah Johnston miliki ide bagi menjemput satu bat pingpong, mengangkat sisi karetnya, serta menempelkannya pada sepatunya. Sepatu eksperimennya tersebut dan kemudian segera dibawa menongol juga dicoba utk menyepak bola. Hasilnya? Voila! Karet di dalam sepatu menghasilkan makin ringan memberikan upaya tertentu kala mendepak bola, juga tentu saja sepatunya waktu ini dapat semakin ‘menggigit’ bola.

Dari sepatu prototipenya itulah Johsnton lalu menyebarkan ide kian jauh, mengombinasikan karet dgn kulit kanguru yg ringan serta fleksibel. Belakangan Johnston juga menambahkan ide lainnya tentang teknologi sol Traxion yg sampai sekarang digunakan Adidas.

Meski demikian, sepatu prototipe Johnston awalnya tidak diterima sama sekitar perusahaan semacam Nike juga Reebok, terlebih lagi Adidas sendiri. Namun, selepas sukses merekam Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, & Paul Breitner mempergunakan sepatunya di keadaan salju, Johnston berjaya meyakinkan Adidas utk membeli hak desain prototipe tersebut dan mendapatkan 2% dari seluruh penjualan. Disebut-sebut butuh waktu sampai lima tahun utk meyakinkan jika idenya hendak sukses.

Sejak saat tersebut, sepatu prototipe Johnston beralih sebagai Predator serta jadi divisi daripada histori sepakbola. Predator pun langsung berevolusi dengan beraneka pengembangan yang dilakukan oleh Adidas. Terekam setidaknya terselip 14 seri predator yang lahir selanjutnya.

Membuntuti keberhasilan kelahiran sang ‘kakak sulung’, Predator Rapier lahir di dalam 1995. Adidas mengatur balik rupa karet pada sepatu & bertambah banyak menjadikan kulit kanguru demi kenyamanan. Tahun selanjutnya lahirlah Predator Touch. Lantas sambung-menyambung Predator Accelerator (1998), Predator Presicion (2000), Predator Mania (2002), Predator Pulse (2004), Predator Absolute (2006), Predator PowerSwerve (2007), Predator X (2009), Predator RX (2010), Adipower Predator (2011), Predator LZ (2012), dan yang terakhir ialah seri Predator Instinct (2014)

agen sbobet – Belanda Kalahkan Latvia Enam Gol Tanpa Balas

Belanda mempreteli tiga angka di dalam pihak keempatnya dalam kualfikasi Piala Eropa 2016. Menjamu Latvia, Belanda berpesta setengah lusin gol dengan kemenangan telak 6-0.test1

Dalam Amsterdam Arena, Senin (17/11/2014) dinihari WIB, Robin van Persie memprakarsai resepsi gol Belanda untuk Latvia pada menit ke-6. Arjen Robben menaikkan keunggulan tuan rumah pada menit ke-35, sebelum Klaas-Jan Huntelaar memproduksi Oranje mengambil paruh waktu dgn keuntungan 3-0.

Di putaran ke-2, tepatnya menit ke-78, Jeffrey Bruma menambah keunggulan Belanda. Robben, yg hadir gagah seputar pertarungan, kemudian mencipta gol keduanya di menit ke-82, sebelum Huntelaar menyelesaikan perjamuan gol Belanda dua menit menyambut berakhirnya waktu normal.

Hasil itu menggulung rentetan 2 kekalahan sambung-menyambung Belanda yg sebelum itu kalah 0-2 daripada Islandia di pihak kualifikasi dan lantas 2-3 dr Meksiko dalam pihak friendly.

Perolehan tersebut memproduksi Belanda sekarang mengoleksi enam nilai dari 4 laga, untuk duduk pada stan jabatan tiga klasemen Grup A di kolong Republik Ceko dan Islandia yang sama-sama punya sembilan poin serta baru 3 kali bermain–keduanya juga bakal bertanding dinihari ini.

Sementara Latvia terpaku pada posisi 4 dengan rengkuhan dua nilai dampak daripada dua kesempatan draw & 2 kali kalah.

Robin van Persie langsung menciptakan Belanda unggul ketika pertandingan baru melintas enam menit. 1 buah sodoran umpan silang daripada Arjen Robben dengan jitu disambut tandukan Van Persie ke arah tiang jauh.

Enam menit dan kemudian Robben kembali meneror kaum puri Latvia. Ia berhasil meraih celah serta menembak, meskipun bola belum tertuju ke sisi sasaran.

Bisnis Latvia menyahut belum memicu hasil. Operan atas Aleksandrs Fertovs benar2 dapat diteruskan Valerijs Sabala dengan sundulan, walakin arah si kulit bundar tengah melenceng dr gawang Belanda.

Gol ke 2 di perjuangan setelah itu lahir pada menit ke-35, balik utk belanda, dan atas kombinasi yang setara sebagaimana gol sebelumnya kendati dengan keikutsertaan yg tidak sama. Robben menguasai bola di kanan serta lalu kemudian bekerja serupa satu-dua dgn Van Persie pra mencopot tembakan jitu yang gak kuasa dihalau kiper Aleksandrs Kolinko.

Pra tempo diturunkan minum Belanda kembali menaikkan keunggulannya bagi Latvia. Daripada sisi kiri Ibrahim Afellay mengoper bola ke depan gawang, buat disambut Klaas-Jan Huntelaar pada sontekan saksama sekalipun ada di pangkal binaan tokoh lawan.

Keberhasilan Belanda baru balik menonjol momen duel memasuki menit ke-78. Van Persie kembali berkontribusi kesempatan ini dgn mengirimkan sepak sudut Wesley Sneijder bagi kemudian disambar Jeffrey Bruma guna mengundang gol keempat Belanda.

Delapan menit menjelang bubaran, Georginio Wijnaldum yg baru sejumlah menit merembes menggantikan Van Persie mengeloskan bola ke arah Robben yg kemudian sekali lagi menyingkapkan aktivitas individunya sebelum menetapkan kiper Kolinko menjadikan bola dr dalam gawangnya bagi kali kelima untuk perkelahian.

Prediksi sepak bola – Italia vs Kroasia Habis Draw

Italia sempat unggul terlebih dahulu atas Kroasia lewat Antonio Candreva. Namun keberhasilan tak bertahan lama dimana Ivan Perisic mencetak gol penyama posisi. Ke-2 pasukan kendati berbagi 1 poin dgn skor 1-1.test1

Kompetisi Kualifikasi Piala Eropa 2016 yg melintas pada San Siro, Senin (17/11/2014) subuh WIB ini berjalan gak tertutup. Kroasia sejak awal menggunakan pressing ketat terhadap tuan rumah, sementara Italia mencoba, melakukan ofensif gesit lewat kedua sayap.

Italia dapat handal lebih dahulu via sepak Candreva pada menit ke-11. Namun keunggulan Gli Azzurri tidak bertahan lama sehabis Perisic menyamakan posisi di menit ke-15.

Tatkala babak kedua, Kroasia bertambah beringas juga bertambah kuat dalam penguasaan bola. Sementara Italia berupaya menggebuk lewat ofensif balik gesit. Hanya saja kedua tim tidak berjaya mencipta gol sambungan hingga pertengkaran selesai.

Laga itu sudah dihentikan sekitar 10 menit detik menganeksasi menit ke-72. Sediakala kembang api menghujani lapangan, tidak lama lewat kegaduhan terjadi di tribun sektor pendukung Kroasia. Sehabis kondisi balik kondusif, wasit ambil keputusan melanjutkan duel.

Dgn dampak draw itu, Kroasia dan Italia tengah menempati posisi satu-dua Grup H dengan sambung-menyambung dgn sama-sama mengoleksi nilai 10 dari empat pertarungan. Di simpulan keduanya ialah Norwegia dengan 9 poin, yang di kompetisi lain menang tipis 1-0 buat Azerbaijan.

Sementara itu Bulgaria tampil draw 1-1 kontra Malta. Dengan berturut-turut Bulgaria (3 poin), Malta (0), Azerbaijan (0) menyudahi posisi 4-6

Ivan Rakitic mengelakkan sepakan keras atas luar kotak penalti pada menit ke-6. Tetapi Gianluigi Buffon beserta cekatan mengelokkan. Tiga menit berselang, peluang Luka Modric mengerjakan percobaan, pula kandas pada tangan Buffon.

Lebih dulu tertekan, Italia kian memikat keunggulan di menit ke-11. Berasal dari aksi Simone Zaza di dalam kotak hukuman. Usai tembakannya diblok bek, bola refleksi yang balik pada penguasaan Zaza lalu kemudian disodorkan pada Antonio Candreva di depan kotak hukuman.

Candreva lewat mengarahkan tembakan keras ke pojok kiri gawang dan tidak mampu dihentikan Danijel Subasic.

Akan tetapi keunggulan itu gak bertahan lama. Empat menit dan kemudian, Kroasia menyeragamkan kedudukan. Ivan Perisic melaksanakan tusukan dalam sisi kiri & berlari ke tengah.

Aksinya diakhiri tembakan mendatar yang sebenarnya membidik tepat ke Buffon. Tapi estimasi si kiper kurang baik sehingga bola melewatinya juga masuk ke gawang.

Italia mencecahkan sebuah kesempatan bagus di menit ke-34. Melalui terjangan segera, Roberto Soriano menjunjung umpan silang dari kanan mengarah ke Mattia De Sciglio yg gak terkawal di dekat tiang jauh. De Sciglio mengetes menerima bola dengan sepakan voli, tetapi melenceng.

Welbeck Dua Gol, Inggris Cukur Slovenia 3-1

Inggris sudah ketinggalan makin dulu dalam laga melawan Slovenia. Namun, The Three Lions bisa membalikkan kondisi & unggul dengan skor 3-1. Danny Welbeck menghadiahkan dua gol bagi pasukan tuan rumah.test1

Dalam sambungan Kualifikasi Piala Eropa 2016 pada Wembley, Minggu (16/11/2014) dinihari WIB, Inggris mengendalikan pertunjukkan & besar mengatur kesempatan semenjak awal. Namun, sampai surut minum, skor kacamata tengah bertahan.

Pada sesi kedua, gol bunuh diri Jordan Henderson mengangkat Slovenia unggul bertambah dulu. Tetapi, Inggris memberikan sahutan yg amat baik. Selepas menyamakan kedudukan melalui terjangan sanksi Wayne Rooney, mereka memastikan kemenangan via 2 gol Welbeck.

Kemenangan ini menghasilkan Inggris di kondisi termulia klasemen sementara Grup E dengan poin 12 daripada empat pihak. Slovenia akurat di bawahnya dengan poin enam.

Jalannya Pertandingan

Kesempatan perdana di dalam pertarungan ini jadi milik Slovenia. Jasmin Kurtic mengirim umpan lambung yang disundul Andraz Kirm. Namun, sundulan Kirm dgn gampang ditangkap Joe Hart.

Inggris baru sanggup menurunkan bahaya pada menit ke-17 pada usaha Raheem Sterling. Sterling yg meraih umpan atas Rooney melepaskan terjangan kaki kanan, namun demikian arahnya tengah melebar.

Bersela empat menit, tempo Rooney yang mendapatkan peluang. Rooney menerima bola atas Welbeck dengan sepakan voli, yg tengah melambung di atas mistar.

Welbeck meninggalkan kesempatan yg dia dapat dalam menit ke-30. Meskipun dia tak terkawal, sundulannya meneruskan sasaran silang Sterling tengah melenceng.

Upaya Welbeck di dalam menit ke-37 pula belum mengundang gol bagi Inggris. Sepakannya dari luar kotak hukuman melayang.

Hingga berakhirnya babak pertama, kedua pemain sama-sama tidak sanggup menggelar gol. Skor 0-0 tengah bertahan.

Rooney menebar bahaya ke gawang Slovenia pada awal ronde kedua, tepatnya menit ke-48. Dia merespons bola dampak sepak pojok Adam Lallana, namun demikian arahnya masih melebar.

Meskipun lebih banyak mengatur kesempatan, Inggris tertinggal kian dulu. Gol Slovenia yaitu dampak gol bunuh diri Henderson di menit ke-57. Bermaksud mengiris sasaran silang Kirm, Henderson sekiranya menangkal si kulit bundar ke gawang sendiri.

Akan tetapi, keberhasilan Slovenia itu gak bertahan lama. Pada menit ke-59, Inggris menyepadankan tingkat melalui tendangan penalti Rooney. Hadiah hukuman itu dikasih oleh wasit selepas Bostjan Cesar mengabaikan Rooney di area terlarang.

Inggris sukses menyulingkan keadaan saat pertarungan berusia 66 menit. Berakar atas tembakan Lallana dari sudut sempit yg dimentahkan Samir Handanovic, bola rebound merentang ke Welbeck, yang langsung menyambarnya untuk meretakkan gawang Slovenia.

Welbeck balik mengisikan namanya di papan skor enam menit kemudian. Penyerang Arsenal itu tampil sasaran satu-dua dgn Sterling sebelum menghancurkan Handanovic lewat tembakan kaki kanannya. Inggris pun memimpin 3-1.

Keberhasilan ini mampu dipertahankan Inggris sampai peluit panjang berbunyi. Mereka pun memikat tiga angka di dalam duel ini.

Susunan Pemain

Inggris: Hart; Clyne, Wilshere, Henderson, Sterling (Oxlade-Chamberlain 84′); Jagielka (Smalling 89′), Cahill, Gibbs; Lallana (Milner 79′), Rooney, Welbeck

Slovenia: Kurtic (Rotman 75′), Mertelj, Birsa (Lazarevic 62′), Kirm (Ljubijankic 77′); Handanovic; Brecko, Cesar, Ilic, Struna; Kampl; Novakovic

Betting indonesia – Inggris Vs Jerman, Lebih daripada Pertarungan Persaudaraan

Inggris bakal menyuguhkan Jerman di dalam pertandingan uji coba dalam Stadion Wembley, Selasa (19/11/2013) waktu setempat ataupun Rabu (20/11/2013) pagi buta hari WIB. Meskipun berjulukan perjuangan uji coba, ke-2 kru menyusun diri bagi unggul.test1

“Aku benar-benar suka bermain di dalam hari Selasa. Itulah sebabnya kita di sini, khususnya mengelakkan Jerman. Mereka ialah saingan kami, gak di dalam cara yg mengerikan, sebab kami memiliki rasa hormat pada mereka. Tapi kami akan menginjak-injak mereka, ” kata Frank Lampard, Minggu (17/11/2013).

“Gak tersedia sebab pertarungan menentang Jerman yaitu perjuangan silaturahmi. Ada banyak asal usul juga itu telah sewajarnya. ”

Bersuanya Inggris juga Jerman nanti malam termasuk yang pertama di 3 tahun. Terakhir, keduanya bertemu di perdelapan final Piala Dunia 2010, yang usai 4-1 dalam Jerman.

Dalam perjuangan ini, Lampard menarik tembakan sampai bola menguasai garis gawang, namun tetapi dianulir. Pendapat wasit bola dampak tembakan Lampard belum menguasai strip gawang.

“Ini udah mengatur reparasi di sepak bola di mana kami memperoleh teknologi strip gawang sebagai bonus, ” omongan gelandang Chelsea ini.

“Akan tetapi hal itu mengecewakan karena itu (jika golnya disahkan) hendak meniadakan permainan. Kami menongol di dalam babak kedua tatkala 2-1 juga setelah itu membentur mistar. Saya mengerti itu. ”

Sementara tersebut, sebagian idola Jerman mengatakan bahwa masalah tersebut ialah karma dr kejadian ketika final Piala Dunia 1996.

Begitu tersebut, bola dampak terjangan penyerang Inggris Geoff Hurst yg di dalam rekaman video sedikit pun belum melewati garis gawang Jerman yang dipelihara Hans Tilkowski, disahkan sama wasit.

Inggris walhasil unggul 4-2 dengan perantara babak sambungan waktu, selepas sebelumnya sepanjang 90 menit kedua kesebelasan main imbang 2-2. Inggris pun mengunci gelar juara dunia mereka yg jadi gelar satu-satunya negeri Ratu Elizabeth pada turnamen besar hingga sejauh ini.

Siaran langsung

Global TV, Rabu (20/11/2013) pukul 03.00 WIB

Prakiraan susunan pemain

Inggris: Joe Hart; Ashley Cole; Tom Cleverly, Frank Lampard, Adam Lallana, Gary Cahill , Cris Smalling , Phil Jagielka, Jermaine Defoe, Wayne Rooney; Daniel Sturridge

Formasi: 4-2-3-1

Pelatih : Roy Hodgson

Jerman: Roman Weidenfeller; Lars Bender, Marco Reus, Draxler, Per Mertesacker, Matt Hummels, Marcell Jansen, Philipp Lahm; Toni Kroos, Andre Schürrle; Maximilian Kruse

Formasi: 4-2-3-1

Pelatih: Joachim Loew

Rekor pertemuan

27-06-2010 Jerman 4-1 Inggris

19-11-2008 Jerman 1-2 Inggris

22-08-2007 Inggris 1-2 Jerman

01-09-2001 Jerman 1-5 Inggris

07-10-2000 Inggris 0-1 Jerman

Lima pertandingan terakhir

Inggris: M-S-S-M-K

Jerman: M-M-K-S-S

Dunia bola – Prancis Sekadar Jalani Laga-laga Friendly, Deschamps Selalu Optimistis

Prancis cuma menjalani laga-laga perkawanan menyatroni Piala Eropa 2016 sebab statusnya tuan rumah. Biar demikian, pemandu Les Bleus Didier Deschamps optimistis timnya tetap kompetitif dgn tim-tim besar lainnya.test1

Sebagai tuan rumah, Prancis memang serta-merta memiliki 1 teritori pada babak final Piala Eropa 2016. Ini benar-benar satu signifikansi karena mereka gak kudu berebut tiket dengan negara-negara lain.

Namun pada lainnya sisi, itu menjadi satu kesusahan tersendiri sebab dgn begitu, Prancis tak sempat main di laga kompetitif. Dikhawatirkan, tiap-tiap tokoh gak mendapati kemajuan mempunyai arti dgn cuma hadir pada partai-partai pertemanan.

Akan tetapi Deschamps percaya diri anak asuhnya bakal tetap siap mengeluarkan penampilan terhebat dalam bagian final mendatang. Pelatih 46 tahun ini terlebih lagi menyiapkan jadi juara grup sekalipun mendatang kudu berjumpa dgn tim-tim gede layaknya Jerman, Belanda, Italia, serta lainnya.

“Laga-laga ini merupakan pertarungan persaudaraan & kami nggak hendak mempertunjukkan rivalitas lain kecuali kubu perkawanan menuju Euro. Meski demikian, kami jelas miliki laga-laga besar yang menjelang, ” katanya dikutip Agen taruhan bola terpercaya.

“Kami telah menghadapi Spanyol & kami akan menggulung Italia, Inggris, Belanda, serta Jerman. Kami udah berada di babak final, kami mau finis guna juara grup walakin itu tidak sebenarnya bermakna, ” tambahnya.

Team ‘Ayam Jantan’ sejauh itu mengarungi laga-laga uji coba dgn indah. Sudah empat pertentangan dilalui dgn kinerja 3 kemenangan dan 1 periode imbang. Dua dari kemenangan ini terutama didapat dr tim setingkat Spanyol serta Portugal

Eks pemandu Juventus dan Marseille ini mengesahkan berencana memanfaatkan ikatan partai uji coba juga utk mengilapkan pemain muda. Oleh sebab ini dia yakin timnya selalu mendapati keberuntungan walaupun tanpa perkelahian kompetitif.

“Di setiap club menghasilkan progresi, dikategorikan kesebelasan saya. Tiap-tiap pemain mulai mengerti satu sama lainnya dengan makin baik, dan menyerupai yang udah aku katakan, saya miliki penuh pemain muda, ” kata Deschamps.

“Anda tidak dapat memilih tokoh profesional semenjak hari perdana sampai hari-hari selanjutnya. Anda butuh waktu serta mungkin ada sejumlah tokoh muda yang bisa bermain dalam kompetisi selanjutnya, ” demikian dia.

Prancis hendak menjalani dua perjuangan uji coba di waktu dekat ini. Masing-masing menghadang Albania pada Sabtu (15/11/2014) & Swedia 4 hari selanjutnya (19/11).

Judi onlain – Gol CR7 Ungguli Portugal buat Armenia

Portugal dibikin kesulitan oleh Armenia di lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2016. Klub berlogo Selecao das Quinas ini hanya unggul tipis lewat gol Cristiano Ronaldo dalam babak kedua.test1

Dalam putaran Grup I pada Malgahaes Pesoa pada Sabtu (15/11/2014) subuh WIB, Portugal mengetuk rivalitas tersebut dgn skor 1-0. Bermain memimpin semenjak awal episode pertama, Portugal dibuat kesulitan merajang lima bek Armenia.

Situs taruhan bola online mencatatkan Portugal jauh semakin hebat untuk penguasaan bola sejauh duel. Skuad asuhan Fernando Santos itu menyelenggarakan penguasaan bola hingga 70 persen dengan 16 usaha menghasilkan gol dengan delapan di antaranya jelas ke arah gawang. Akan halnya Armenia cuma menciptakan 6 peluang sejauh pertarungan.

Sementara itu dari menit ke-2, Portugal sudah mendapatkan peluang dalam menggelar gol. Tapi, depakan kaki kanan Miguel Danny menyimpang di kiri gawang.

Dalam menit kelima Cristiano Ronaldo mengetes utk menghilangkan kebuntuan tim. Memperoleh assist dari Danny, tendangan gelandang Real Madrid itu udah jelas menentang ke gawang namun kiper Armenia Roma Berezovsky berhasil menepisnya.

Daya Ronaldo empat menit lantas juga tak menghadirkan apapun. Begitu juga depakan percobaan yang dibentuk Joao Moutinho pada menit ke-41. Sepakan kaki kanan dia amat melebar ke kanan.

Usaha-usaha setiap pemain Portugal mentah hingga diturunkan minum. Kedudukan tengah seri tanpa gol hingga turun minum.

Ronaldo akhirnya mampu menoreh kebuntuan Portugal pada pertandingan ini. Sundulan jarak jauh Ronaldo sukses mengguncangkan gawang di menit ke-71.

3 menit lalu kemudian Ronaldo mendapatkan kesempatan buat menggandakan skor. Namun, tendangannya diblok oleh kiper.

Antonio Eder yg menyerap mengoper Helder Postiga pernah membuat kesempatan di menit ke-89. Namun, sundulan dia tidak tepat di arah bidikan.

Kedudukan tidak berubah dgn Portugal menang 1-0 hingga akhir laga.

Dalam pertarungan lain dalam Grup D, Denmark unggul 3-1 buat Serbia. Dgn kemenangan itu, denmark jadi pemuncak klasemen dengan nilai tujuh & diikuti Portugal yg naik 1 setrip dengan nilai enam.

Susunan pemain

Portugal: Moutinho, Luis Almeida da Cunha (Carvalho 88′), Patricio, Pepe, Bosingwa, Carvalho, Guerreiro; Ronaldo, Tiago; Miguel Danny (Quaresma 70′), Postiga (Eder 56′)

Armenia: Berezovsky, Hayrapetyan; Mkhitarian (Pizzelli 83′), Yedigarian (Sarkisov 77′), Haroyan, Voskanyan, Arzumanyan, Hovhannisyan, Ghazarian (Manucharyan (62′), Mkrtchain; Movsisyan

berita sepak bola – Persiwa-PSGC Gantikan PSIS-PSS di Semifinal Divisi Utama 2014

PT Liga Indonesia memutuskan PSGC Ciamis serta Persiwa Wamena memerankan semifinalis liga Divisi Utama. Mereka menggantikan PSS Sleman & PSIS Semarang yg didiskulaifikasi karena peristiwa ‘main sabun’.test1

Dua slot pada semifinal Divisi Utama kosong selepas PSS serta PSIS didiskualifikasi karena skandal ‘sepakbola gajah’ pada Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10/2014). Guna menimbun kekosongan ini, PT Liga menunjuk dua kru yg terlepas di episode delapan besar yang lain, PSGC serta Persiwa.

2 kru yang ditunjuk untuk pengisi tempat pada semifinal itu sebetulnya bukannya tanpa masalah. Sejajar gambaran, Perkara berdokumentasikan mengerjakan WO (walkover) ketika hendak menghalangi PSS pada Kuningan, 18 Oktober yg lalu. Sementara PSGC memilih dalam enggak hadir ke markas Persiwa Wamena di bagian delapan besar 26 Oktober kemarin, soalnya sudah dipastikan tidak memiliki peluang luput pada episode empat gede.

CEO PT Liga, Joko Driyono, mengemukakan kalau PSGC serta Persiwa menjadi semifinalis karena klasemen Divisi Utama tersedia reformasi. Awalnya kondisi mula-mula klasemen dalam grup N adalah PSS, yg disusul PSIS (runner up grup N) akan tetapi karena 2 klub ternama didiskualifikasi, PSGC (yg sebelumnya posisi ke-3 grup N) oleh sebab itu naik, diikuti Persiwa (yg sebelumnya keadaan empat grup N).

“Alasan kami memutuskan Persiwa & PSGC menyelundup semifinal soalnya PT Liga Indonesia menemukan dengan klasemen DU dalam grup N terdapat regenerasi usai putusan diskulifikasi PSS dan PSIS. Selain itu sempat tersedia timbangan seumpama Wamena & PSGC akan didiskualifikasi juga soalnya gerakan WO mereka, tetapi ternyata kata putus daripada Komdis nggak tersedia menghebohkan oleh sebab itu PT Liga memutuskan unsur itu ke-2 kesebelasan ini sedang qualified guna menanjak ke semifinal, ” celoteh Sekjen PSSI, Joko Driyono ketika dihubungi Livescore, Jumat (14/11/2014).

Tak cuma memutuskan soal sapa yg akan menukar slot kosong di semifinal Divisi Utama, Joko pula menyebut pertandingan semifinal Bakal dijalani 24 November mendatang.

“Apabila tidak tersedia musibah semifinal bakal digelar 24 November sementara final digelar 3 hari setelahnya, ” lanjutnya dan kemudian

Tentang surat kata putus soal semifinal itu bakal dikirim ke klub masing-masing. Dia menyiarkan akan menyebarkan surat sah terhadap Persiwa juga PSGC selesai tersedia penetapan urusan venue yg bakal digunakan.

“Hingga dengan detik ini opsi yang amat mungkin merupakan dalam Stadion Deltras, Sidoarjo. Namun demikian kami tengah memikirkannya, sepertinya satu 2 hari ini kami sanggup kepastian venue selepas itu kami baru berikan surat resminya, ” ungkapnya.

Ia kendati berniat ke-2 club tersebut dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin & nggak ada dalih WO lagi. “Ya kalau tak hadir (semifinal) dihukum lagi oleh Komdis & paling diolok-olok media, ” kata Joko.

Satu pasukan lain yang pula memastikan terlepas ke semifinal yaitu Martapura FC. Satu tempat lagi tengah diperebutkan sama Borneo FC & Persis Solo, yg masih kudu menjalankan pertarungan ulang di dalam tanggal 20 November di Samarinda.